Press Releasi_Seminar Nasional “Diseminasi Open Data Untuk Pembangunan Responsif Gender”

08 Jan 20    By :

Kesetaraan dan keadilan gender masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah Indonesia, baik di level pusat, daerah, dan desa. Berbagai data menunjukkan bahwa  masih terdapat jurang ketimpangan gender yang lebar. Indeks Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Gender (SDG Gender Index) yang dirilis Equal Measures 2030 pada tahun 2019 ini, misalnya, memposisikan Indonesia dalam kategori poor (buruk) dengan skor 65,2, di bawah negara tetangga Asia Tenggara : Malaysia dan Vietnam. Hal ini menandakan bahwa, di antara beberapa indikator yang digunakan, tingkat partisipasi perempuan dalam parlemen dan di lembaga eksekutif nasional terbilang rendah. Demikian pula, angka pernikahan usia anak di bawah 18 tahun dan tingkat kerentanan kekerasan terhadap perempuan oleh pasangan/suami masih terbilang tinggi. Kesenjangan gender, dalam aspek lain, dapat pula ditemui dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan tenaga kerja.

Selengkapnya, dapat dilihat di bawah ini : 

 


File :